Rabu, 25 Februari 2015

Keakuan

Menjadi anak kesayangan keduaorangtua tidak selalu selamanya membahagiakan..

Entah ini disebut sebagai apa. Ungkapan hati terdalam atau apapun itu, whatever ! Jiwaku terpasung ragaku dikurung. Dalam palung hati terdalam, aku mempunyai dua cita -cita yaitu sukses menjadi diriku seutuhnya aku dan menjadi anak yang berbakti untuk keduaorangtuaku. Hal itu yang menyebabkan aku terkatung katung selama 21 tahun ini. Kenapa?

Aku menulis ini atau karena aku sedang kesal? Jadi terkesan aku merasa kurang bersyukur dengan yang selama ini sudah ku nikmati.

Memang,.
Selama ini mereka mencukupi segala keinginan dan kebutuhanku.
Tapi semua keinginan dan kebutuhan yang mereka maksudkan keinginan dan kebutuhan mereka ! Bukan seutuhnya untuk jiwaku.
Aku butuh bicara, aku berhak memilih..
Kekhawatiran mereka kini hampir membunuhku. Aku telah hampir menunaikan cita - citaku menjadi anak yang berbakti, berikan aku sedetik momentum untuk cita - citaku yang satunya lagi. Please.
Percayakan aku dengan keakuan ku ini tetap dapat menjadi anakmu.
Aku ingin hidup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar