Bagian tersulit dalam hidup adalah menjalani pilihanmu hingga akhir..
Terkadang ada rasa tidak percaya juga pada "kebetulan". Kebetulan yang entah disengaja ataupun memang sudah ini jalannya. Menikmati kebetulan seperti ini seperti melahap es krim tanpa jeda untuk menyuapnya, es krim yang harusnya dinikmati proses suap demi suap, tapi proses ini terabaikan begitu saja, aku bahkan hampir lupa filosofi es krim yang lembut, menenangkan dan seolah memberi pemanis untuk kehidupan yang getir, sempat merasa bingung antara penerimaan dan pertanyaan yang seolah terus berputar dikepala. Aku berdiskusi dengan diri sendiri mencoba mendapati keyakinan apa yang akan aku dapati.
Entah apa yang harus aku katakan lagi prihal ini. Harusnya aku berbahagia. Harusnya niat ini sebulat bola. Ya, seharusnya. Wajarnya semua keharusan itu ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar